Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

8.28.2012

Dani Pedrosa vs Lorenzo di Brno 26 Agustus 2012


Anda penggemar balap moto GP pasti merasakan dag .... dig ... dug ... oleh aksi Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo pada seri Ceko / Brno 26/08 lalu.Terutama pada 2 lap terakhir,keduanya saling mengeluarkan kemampuannya untuk mendapatkan podium 1.Dan ternyata Dani Pedrosa lah yang jadi pemenang,mungkin karena keberuntungan atau memang benar benar skil sesungguhnya Dani Pedrosa seperti itu.Dan bila di lihat di beberapa seri belakangan setelah RCV 213 ganti sasis,tampak betapa kuatnya Dani Pedrosa di lintasan bersama RCV 213 tunggangannya. Seperti kita ketahui di seri-seri sebelumnya Dani Pedrosa selalu kalah bila Figh dengan Lorenzo di tikungan.Apa mungkin karena problem catter pada motornya atau karena emang nyalinya yang ciut.Tapi kalau menurut pengamatan saya sebenarnya Dani Pedrosa itu mulai down sejak crash dan menyeret Nicky Hayden dalam crash tersebut,padahal saat itu Nicky Hayden sedang memimpin jalannya race dan,berebut point dengan Valentino Rossy,saat mereka sama-sama membela REPSOL HONDA beberapa tahun lalu.Dan akhirnya di tahun itu pula Nicky Hayden jadi juara dunia Moto Gp.Nah sejak saat itu terlihat Dani Pedrosa kurang begitu kencang lagi atau boleh di kata ga berani Fight dengan musuhnya apa lagi Stoner,dengan Lorenzo pun selalu ngalah.Apa karena ada request dari HRC atau ada faktor lain yang membuatnya begitu (entahlah .......),dan saat inilah sejal HRC di pastikan kehilangan potensi Casey Stoner untuk jadi Juara Dunia dan rencana pensiunnya Casey maka,Dani Pedrosa lah yang bakal jadi tulang punggung HRC untuk merain gelar juara Dunia Moto GP bersama HONDA di musim ini. segitu saja dulu lah pengamatan saya kalau mungkin ada yang bisa nambahin ya silahkan ...... keep safry reading ...........

Selengkapnya ..

4.26.2011

Mesin Mati Saat Panas,Tanda Pulser Coil /Pick Up Coil Bermasalah


Dalam postingan ini saya mau berbagi pengalaman mengenai hal yang mungkin pernah anda alami atau mungkin sedang anda alami,yaitu kerusakan pada Pulser Coil /Pick Up Coil.Yang mungkin membuat anda geregetaan ketika enak-enak naik motor tiba-tiba mati sendiri saat mesin sudah panas,atau saat menunggu di lamnpu merah.Parahnya dalam kejadian ini motor tidak bisa langsung di hidupkan.Setelah di tunggu beberapa saat mesin baru bisa di hidupkan kembali tapi alangkah keselnya motor tidak bisa hidup lama,alias setelah jalan beberapa saat akan mati lagi.Apalagi anda hidup di jalanan Ibu Kota Jakarta yang Macetnya kagak ketulungan,bisa-bisa setiap jalan 200 meter mesin akan mati lagi mati lagi.

Nah dalam hal ini mungkin kalau anda tidak boleh gegabah menentukan kerusakan yang terjadi pada motor anda karena ini masalah kelistrikan yang saya sendiri sebenarnya juga males,karena kurang paham.Awalnya hal yang saya lakukan adalah konsultasi ke bengkel langganan,untuk menanyakan kerusakan pada motor saya,Kata bengkel;"itu sepul kalau nggak ya CDI yang rusak".Berhubung saya punya 2 motor dengan seri yang sama.Maka saya langsung aja kerjakan proses komper mengomper komponen motor di rumah.awalnya saya tuker tuh segelondong CDI dari motor yang satu ke motor yang lain,setelah saya coba jalan ternyata motor masih tetep saja begitu.mota-mati terus saat panas,untuk sepul memang saya kurang yakin karena api masih keluar,setau saya kalau memang sepul yang rusak/kebakar api tidak mungkin keluar sama sekali "pengalaman pribadi" bahkan motor tidak akan bisa di hidupkan lagi setelah kejadian mesin mati mendadak.

Di Hari berikutnya saya di kasih tau ama temen kalau kerusakan seperti itu yang harus di ganti adalah sepulnya karena dia sudah pernah ngerasain hal seperti ini,kagak main percaya begitu saja saya coba cari tau sama mbah google,dari situ saya banyak mendapat arahan mulai dari Coil yang rusak hinggal Pulser Coil yang ga beres.Setelah dapet ilmu dari mbah google ,mulai lagi exsperimen pada motor saya lakukan,saat ini giliran Coil yang saya Komper atau tuker.Setelah di tes ternyata masih saja begitu penyakitnya,mati lagi mati lagi setelah mesin panas.Nah di sini mulai curiga dengan Pick Up Coil / Coil Pulser yang bermasalah,langsung saja saya bongkar dah tuh bak mesin sebelah kiri atau blok sepul/magnet.Setelah terbuka ternyata ada bau sangit,telusur punya telusur,ternyata Pick Up Coilnya yang bau sangit.Dan dalam hal ini kondisi sepul masih mulus.Jatuhlah ponis saya ke Pick Up Coil / Coil Pulser yang bermasalah.

Talak 3 sudah jatuh ke Pulser Coil,tiba saatnya untuk meluncur ke toko onderdil motor buat beli spart part,tapi sayangnya dalah urusaan ini ga semulus yang saya perkirakan,Barang Original ga ada di pasaran,adanya kalau mau beli yang original harus beli sati gelondong sama sepul.Ga apalah produk Fukuyama yang jadi pilihan harga relatif terjangkau Rp.31.000 + Rp.3.500 untuk beli packing magnetnya.

Sesampai di rumah langssung panasin solder,buat ganti tuh Part yang gosong ama yang baru.Setelah terpasang semua seperti keadaan semula,kini saatnya mencoba.ternyata bener aja.motor jadi enak lagi normal kembali.tarikan jadi enteng Klakson yang tadinya ga nyaring jadi nyaring lagi,tapi dalam hal ini saya juga ga tau apa hubungannya antara Pulser dan Klakson,kok bisa setelah Pulsernya di ganti Klakson bisa nyaring lagi bunyinya.Ya udahlah anggep aja ini bonusnya,karena saya juga ga begitu paham dengan kelistrikan.

Selengkapnya ..

4.11.2011

CIRI KOMPONEN PENGAPIAN MATI

Sistem pengapian bertugas menyediakan kilatan api untuk membakar bensin yg telah terkompresi. Syaratnya, waktu pengapian harus tepat dan power apiharus kuat. Pengapian lama dikenal tipe platina (konvensional) dan yg modern sudahelektronik (CDI).Selanjutnya kita kupas khusus pengapianCDI, baik sumber arusnya searah (…aki/DC) maupun bolak-balik (AC/spul)Komponenya mulai dr spul atau aki, CDI, KOIL, pulser dan busi.

Bila terjadi kerusakan mendeteksinya pakai alat khusus, misalnya pakai multitester, spark plug tester atau ignition tester. Sayangnya tidaksemua bengkel memiliki alat ini, apalagi perorangan yg hobi utak-atik dirumah. Nah, ini sedikit berbagi cara mengetahui ciri-ciri kerusakannya.


KOIL

Fungsi koil menggandakan tegangan rendah dari aki atau spul menjadi ribuan kilo volt, dalemannya berisi kumparan primer dan sekunder. “menurut petunjuk buku manual kerusakan koil terdeteksi lewat besarnya tahanan kumparan. Bila menyimpang dari spesifikasi artinya rusak ”

Lalu, apaciri khas koil sudah wajib ganti.? “petanda koil rusak salah satunya bila mesin panas atau setelah berjalan beberapa kilometer tiba-tiba api hilang” bila koil bermasalah jarang bget apinya langsung hilang, kebanyakan busi masih memeletikkan api, tapi lompatannya kecil dan berwarna merah dan yg bagus berwarna putih kebiru-biruan. Enggak heran kalau mesin susah hidup.

CDI

Ada dua ciri khas bila capasitor discharge ignition (CDI) wajib ganti “percikan api pada busi hilang sama sekali dan mbrebet diputaran tinggi”.

Bila kasus pertama menimpa anda, mesin motor ngak bisa dinyalakan, adaperangkat elektronik dalam CDI yg mati/putus, bisa kapasitor atau pulsernya. Bila diukur dengan multitester , tegangan kabel yg mrnuju koil hilang sama sekali.

Berbedabila putaran mesin tersendat diputaran atas, menurut tuner mesin. “koil masih mengeluarkan tegangan tinggi tetapi tak sanggup melayani frekwensi tinggi” jd lompatan apinya terputus-putus, begitu puntiran gas diturunkan mesin normal kembali.

SPUL PENGAPIAN

Spul alias kumparan pengapian menyediakan sumber tegangan bolak-balik (AC), komponen ini khusus untuk pengapian CDI AC. Funsinya sama seperti aki Cuma bedanya tegangannya searah (DC). Spul putus atau terbakar tidak bisa memproduksi setrum ”makanya bila komponen ini troble mesin mati total” pertanda spul terbakar secara fisik nampak gosong.

Berbeda pada CDI DC yg sumber tegangannya aki, bila aki rusak mesin masih bisa dihidupkan “asal sistem pengisian masih jalan, sebab suolai mesin digantikan oleh kiprok”, perlu diwaspadai bila aki tidak segera diganti sangatberbahayaterhadap CDI. Soalnya output kiprok tidak murni arus searah. Bila dideteksi dengan osciloscope masih terlihat adanya gelombang tegangan AC.

PULSER

Gejala pulser problem mirip dengan CDI. “bila belum parah mesin masih menyala tetapi endut-endutan”. Munculnya bisa diputaran bawah juga di rpm atas.

Bila kumparan didalam pulser putus maka tidak keluar tegangan samasekali, sehingga listrik yg seharusnya dikirim ke SCR dalam CDI terputus, setrum dalam kapasitor tidak tersalur ke koil sehingga mesin mogok.

BUSI

Busi yg mendekati kematian cirinya saat di starter muncul letupan dimoncong knalpot, mesin juga sulit dihidupkan, tetapi bila isolator dalam busi putus maka mesin mati total. Meskipun koil memproduksi tegangan tinggi akan terhambat. Alhasil, elektroda busi tak ada letikan bunga api

sumber ; http://arifin0.wordpress.com

Selengkapnya ..

3.04.2010

Modifikasi CDI


Semua tahu, CDI analog dan Digital terletak di IC. Analog IC-nya tidak bisa diprogram dan digital siap diprogram sesuka hati. sehingga derajat pengapian bisa diatur. Tapi bukan berarti yang analog tidak bisa di modif loh.
Bersama Tommy Huang yang merakit CDI Cibinong, kasih pengertian dasar mengenai CDI Analog dan Digital. Bahkan menuntun sampai proses modifikasi. Katanya secara garis besar CDI didukung tujuh kompunen yang saling berkaitan.antara lain:

1. Regulator :Tesusun dari Elco dan SCR fungsinya sebagai penyetabil tegangan dari aki agar tetap 12 Volt
2. Penyearah Tegangan :Tegangan 250 Volt AC kembali disearahkan menjadi DC. Komponen cuma Dioda, tegangan 250 Volt AC menjadi 200 Volt DC.
3. Kapasitor : Ini sebenarnya inti dari CDI. Bahkan nama CDI (Capasitor Discharge Ignition) dari nama kapasitor. Berwarna merah dan disebut metal film capasitor. Fungsinya untuk menyimpan sementara tegangan atau arus listrik bila sensor pulser tidak memberikan sinyal.
4. Kontrol Tegangan Feed Back : Fungsinya mendeteksi tegangan, kemudian di umpan balik ke kontrol oscilator.
5. Pembangkit Oscilator : Fungsinya sebagai pembangkit kontrol sinyal ke inverter. Dengan memperthitungkan sinyal dari Pulser dan dariu Feed Back Control


sumber ;http://www.bintangracingteam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=47:modifikasi-cdi&catid=34:tips-and-trik&Itemid=48

Selengkapnya ..

12.10.2009

Cara Sederhana Memperbesar Pengapian


Mo bikin pengapian lebih mumpuni meladeni derasnya uap BBM tapi gak mau keluar banyak modal? Pernah coba kapasitor 4.7 uF? Untuk motor standard (ukuran spuyernya) cukup pake yg 4.7 uF. Mau pake kapasitor yg ukurannya lbh besar spy apinya juga gede boleh aja tapi musti diikuti dgn menaikkan angka spuyer. Hal ini untuk mencegah agar piston tdk bolong akibat pengapian 'kering'.

Kapasitor? Ya iya, itu loh yg suka ada di benda2 elektronik spt tape, radio, tv dll. Ukurannya gak lebih besar dr sebutir kacang (oops..... jangan ngeres, malu sama bu guru yg rajin memantau milis, maaf ya bu), punya 2 kaki, kaki yg panjang positif yang pendek negatif (CeMIIuW, negatif atau positifnya tertera koq), harganya pun gak lebih dr goceng atau Rp. 5.000,- bahkan ada yg cuma 500 perak.

Cara pasangnya nggak susah, cukup menyambungkan kabel dr CDI ke koil (pada RX King berwarna orens/oranye) dgn kaki negatif dan kaki positifnya berfungsi sbg penerus arus dr kapasitor ke koil.
Masih bingung? Begini deh, di RX King kabel dr CDI ke koil kan warnanya orens. Nah arus dr CDI ke koil di salurkan dulu ke kaki negatif kapasitor sementara kaki positif kapasitornya meneruskan arus dr kapasitor ke koil.
Gimana caranya? Boleh dengan memotong kabel orens tsb untuk disambungkan ke kaki negatif kapasitor atau melepas dulu soket kabel orens yg di koil untuk disambung dgn kapasitor. Ingat ya, kaki negatif ke arah CDI dan kaki positif ke koil. WOEY....... KAKI KAPASITOR BUKAN KAKI TEMAN SEMEJA KAMU!!!! (Bu Guru bertolak pinggang dgn mata melotot menatap tajam murid2 yg duduk di
pojok belakang yg suka ngobrol klo dijelasin).

Hah, masih ada yg mikir dengan tatapan kosong dahi berkerut dan kucek2 rambut? Dateng aja pas kopdar parkit tiap malming, pangpol tiap jumat ke-2 dan ke-4 AOH atau Senayan tiap awal bulan jam 15.00.

Bro, kapasitor ini bisa bertahan hampir setahun. Maklumlah, uang kagak ngebohong. Masak kapasitor seceng mo disamain sama CDI Kang Demang yg nopek goban (250 rebu).

Regards,
Anang
Once a King always a King
***It's more than just a ride to be a King***

sumber :http://www.kcdj.org/forums/lofiversion/index.php?t486.html

Selengkapnya ..

11.02.2009

Tips Gigi Empat Jupiter MX135Lc Ngedrop?

Banyak pemilik Yamaha Jupiter MX mengeluh; saat perpindahan gigi dari tiga ke-4 merasakan power mesin seperti ngedrop. Lalu untuk mencapai puncak gigi empat memerlukan waktu cukup lama dan panjang. “Enggak nyambung seperti yang lainnya,” kata I Wayan Nonad, warga Denpasar, pemilik Jupiter MX keluaran 2008.

Secara teknis, hal itu disebut batas kemampuan unjuk kerja mesin (power band) yang sempit. “Ah tapi gak usah khawatir. Itu bisa diatasi, kok. Caranya ganti spuyer,” bilang Windu, salah satu mekanik divisi racing dealer Yamaha Gunung Sanghyang Motor Denpasar, Bali.


Main Jet Kebahasan
Problem I Wayan Nonad mungkin dialami juga MX-mania lainnya. Pemicunya bisa dipastikan pada setingan karbu standar yang kurang pas. “Gejala itu menunjukkan kalo main jet kebasahan,” vonis Umbu (sapaan Windu) yang paham betul sama setelan karbu.

Bukannya apa-apa. Dari sononya, peranti pengabut bahan bakar MX itu dijejali pilot jet 20 dan main jet 105. “Nah, intinya, yang perlu diturunkan cukup main jetnya aja,” wanti pria umur 23 tahun ini sembari menunjuk spuyer pengganti.

Apakah itu? “Bisa pakai main jet Suzuki Satria 120R berkode 97,5. Meski tampak luarnya berdimensi sedikit lebih besar dari MX, tapi dari kodenya, main jet ini punya ukuran lubang lebih imut
gbr.
1,”
urai Umbu sembari bilang, alur dratnya sama, kok.

Hokeh.. sekarang tinggal proses pasang. Pastinya, tanggalkan dulu karburator dari dudukannya. Lalu lepaskan keempat baut mangkuk karbu menggunakan obeng kembang. Setelah itu buka main jet pakai obeng minus besar.

Berikutnya, Anda tinggal pasang main jet Satria

gbr.2.
Beres, deh. Setelah itu, rangkai lagi karbu ke posisi semula. Langkahnya, tentu sesuai kebalikan waktu tadi Anda melucutinya.

Tapi ingat, “Penggantian main jet ini menuntut penyetelan ulang karbu. Standar Jupiter MX setelan anginnya 1-5/8 putaran, setelah diganti main jet, setelan angin cukup 1 putaran aja

gbr.3,“
wanti Windu.

Bisa Tembus 125-130 Km/Jam
Mesin standar Jupiter MX diakui sudah oke. “Kalo nyetingnya pas, MX standar bisa tembus 125-130 km/jam, lo,” bilang Windu. Caranya, bila karburator sudah disetel seperti dijelaskan di atas, tahap berikutnya tinggal setel ulang klep.

“Untuk MX idealnya 0,09 (klep in) dan 0,1 (klep out),” wanti mantan pembalap road race ini. Meski begitu, pastikan filter udara bersih. “Kalo semua itu terpenuhi, konsumsi BBM juga bisa lebih irit,” jamin pria ramah ini. Wah, irit sekaligus kenceng, dong!

Penulis/Foto: Ketut

*** Diskusikan problem motor Anda di forum otomotifnet.com. Silahkan klik link berikut:

Selengkapnya ..

9.28.2009

Cara Setel Klep Motor Honda


Ada kalanya Anda mecoba sendiri melakukan penyetelan klep pada motor Anda, tapi perlu diingat, bahwa setelan klep yang benar atau salah akan mempengaruhi terhadap performa mesin Sepeda Motor.
Berikut ini saya tulis secara ringkas cara cara yang tepat menyetel klep pada Sepeda Motor Honda.

1. Persiapkan alat-alat antara lain;
Obeng (-) besar
Kunci T 17 (untuk motor Supra X 125/Kharisma)
Kunci T 14 (untuk motor Supra Fit, Tiger)
Ring 8-9 (untuk motor tipe bebek)
Ring 10-11 (untuk motor tipe Sport)
Ring 17 (untuk motor tipe Sport)
Ring 24 (untuk motor tipe bebek)
Fuller gauge 1set
Valve Adjusting wrech (kunci klep)

2. Buka kedua tutup klep (In dan Ex) dengan menggunakan kunci Ring 17(tipe bebek)
atau Kunci Ring 24(tipe Sport)

3. Awalnya posisikan agar kondisi valve bebas atau posisi piston pada Titik Mati
Atas (TMA), dengan cara buka tutup magnet pada blok mesin kiri dengan menggunakan
Obeng (-) besar (ada 2 buah ), pergunakan kunci Ring 14/17 untuk memutar poros
engkol berlawanan dengan jarum jam.

4. Sambil memutar poros engkol, perhatikan pada saat valve In bergerak, lihat pada
lubang kecil di blok magnet, posisikan tanda T pada garis lurus di lubang kecil
blok magnet.

5. Kemudian pegang dan gerak-gerakkan kedua klep untuk memastikan keduanya sudah
dalam posisi bebas.

6. Jika langkah diatas sudah benar, maka lakukan penyetelan valve dengan ukuran
untuk tiap-tiap motor sbb;
Tipe Sport (Tiger,Mega Pro,GL Pro,Phantom) ukuran = 0,10mm (±0,01mm).
Tipe Bebek (Supra Fit, Grand, Legenda, Supra X, Win, GL 100) ukuran celah klep =
0,05mm (±0,01mm).
Tipe Bebek (Supra X 125, Kharisma, Kirana) ukuran celah klep = 0,03mm (±0,01mm)
Tipe Matik (Vario) ukuran celah klep ( Klep In : 0,15mm (±0,01mm) Klep Ex :
0,26mm (±0,01mm) )
Cara penyetelannya adalah, kendorkan mur pengikat tappet adjuster (baut stelan
klep) dengan menggunakan Ring 8-9 / 10-11

7. Lalu letakkan Fuller gauge sesuai ukuran celah klep kedalam ujung batang klep,
putar tappet adjuster(baut stelan klep) sampai terasa apabila fuller gauge di
tarik terasa seret dan apabila didorong tidak bisa.

8. Kemudian keraskan lagi mur stelan klep dan cek ulang hasil stelan klep tadi,
sampai hasilnya tepat, (bila fuller gauge terasa ditarik seret dan di dorong
tidak bisa)

9. Tutup kembali semua komponen yang tadi dibuka kemudian rasakan hasilnya. MANTAP!

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat.

Selengkapnya ..
4shared.com - Free file sharing and storage